Bude Ratna

5 Usaha Mahasiswa Cari Duit Sendiri di Rumah Kos, No 2 Paling Untung!

5 Usaha Mahasiswa Cari Duit Sendiri di Rumah Kos, No 2 Paling Untung!

4 Usaha Mahasiswa Cari Duit Sendiri di Rumah Kos, No 2 Paling Untung! -- Tau nggak? Ada seorang mahasiswa perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, sebut saja namanya Mawar. Ia sedang dilanda kebingungan akhir-akhir ini. Beberapa waktu lalu ia memutuskan untuk membuka usaha. Ia ingin membantu pemasukan keuangan keluarga dan menambah uang jajannya. Namun ia belum tahu harus menjalankan usaha apa.

Selama ini memang tak jarang mahasiswa membuka usaha kecil-kecilan di sela rutinitas perkuliahan. Selain belajar mandiri, mereka juga bisa mengasah keterampilan dan kreativitas. Nah, empat usaha anak kuliahan di bawah ini mungkin bisa dilakukan Mawar. Kalian pun bisa mencobanya bila tertarik membuka usaha. Usaha-usaha ini tergolong gampang lho karena bisa dilakukan di rumah.

Peluang Usaha Mahasiswa Cari Duit Sendiri

usaha-mahasiswa-cari-duit


1. Jualan Makanan

Jualan Makanan

Jenis usaha ini cukup lumrah di kalangan mahasiswa. Kebanyakan mahasiswa tinggal di perantauan. Urusan makan, biasanya mereka membeli karena lebih mudah dan cepat ketimbang memasak sendiri. Kondisi ini bisa menjadi celah kalian untuk mengembangkan ide usaha. Peluang kesuksesan kalian dalam usaha jualan makanan lebih besar dibandingkan usaha lain. Namun saking banyaknya penjual makanan, kalian juga perlu memikirkan dengan matang ide menarik dan berbeda dari yang lain.

Saat ini adalah era digital. Banyak usaha yang memanfaatkan internet dalam mengembangkan dan memasarkan produk atau jasanya. Termasuk usaha jualan makanan ini. Kalian bisa membuka usaha jualan makan secara daring (online). Jenis makanan yang dijual pun beragam mulai dari makanan berat seperti nasi hingga makanan ringan.

Sebagai contoh nih, ada seorang mahasiswa di kota Yogyakarta. Melihat teman-teman sesama mahasiswa sering mengerjakan tugas kuliah hingga tengah malam sembari makan cemilan pedas untuk mengusir kantuk, ia pun memikirkan cemilan-cemilan apa saja yang disukai oleh mahasiswa. Setelah itu ia mulai menghubungi tempat produksi cemilan tersebut dan menjualkannya. Targetnya adalah mahasiswa dan dipromosikan melalui media sosial. 

Keuntungan jualan makanan secara daring adalah menjangkau calon pembeli hingga ke luar kota. Artinya makin banyak yang mengetahui usaha kalian. Selain itu, berjualan secara daring sangat sesuai dengan kehidupan mahasiswa. Kalian tidak perlu menjaga dan menjual barang dagangan di tempat atau toko tertentu. Kalian bisa menjalankan bisnis sampingan ini di tengah-tengah kesibukan kuliah seperti belajar di kelas, kerja kelompok, hingga ikut organisasi. Kalian juga bisa menjalankan usaha ini di rumah atau kos.

Nah, coba pikirkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan orang-orang sekitar. Mulai pahami apa yang mereka butuhkan. Kemudian kalian bisa mempertimbangkan beberapa ide usaha yang sekiranya cukup menguntungkan.

2. Jualan Buku

Jualan-Buku


Usaha anak kuliahan satu ini pastinya sering kalian dengar. Apalagi kehidupan manusia dekat sekali dengan benda ini. Dalam kegiatan perkuliahan, buku menjadi salah satu sumber wajib untuk mahasiswa. Umumnya dalam setiap mata kuliah terdapat minimal satu buku yang harus dibaca.

Bisa dikatakan, usaha jenis ini modalnya tidak terlalu besar dan dapat dilakukan dari rumah. Usaha jualan buku ini tumbuh subur di sekitar kawasan perguruan tinggi. Kota-kota dengan julukan Kota Pendidikan lekat dengan kegiatan literasi karena penerbit buku, toko buku, hingga para pecinta buku mudah dijumpai. 

Bila tertarik usaha jualan buku, kalian bisa menjual buku-buku original, bekas, atau keduanya. Kalian perlu memikirkan kategori buku apa yang dijual. Apakah buku pendidikan tinggi, buku anak, buku sastra, buku sekolah, dan sebagainya? Cara ini bisa membantu kalian dalam menentukan target pembeli dan strategi yang tepat untuk memasarkannya.

Saat ini cukup banyak penerbit yang menawarkan sistem reseller. Apa itu reseller? Jadi reseller atau pengecer adalah seseorang, sekelompok orang, atau perusahaan yang menjual ulang barang dari supplier. Sistem ini cocok untuk mahasiswa yang berjualan buku. Kalian bisa menghubungi penerbit buku dan mendaftarkan diri sebagai reseller. Rekomendasi kami saat ini adalah Reseller Buku Deeepublish. Saat ini sistem reseller banyak diminati karena sangat menguntungkan terkhusus untuk kamu mahasiswa.

3. Menjadi Jasa Penerjemah

Menjadi Jasa Penerjemah

Apakah kalian punya kemampuan dalam berbahasa asing? Dengan bermodal kemampuan tersebut, kalian bisa mendapatkan uang tambahan untuk memenuhi kebutuhan selama menempuh kuliah di perantauan.

Jasa penerjemah ini cukup dicari oleh perusahaan start up, agensi periklanan, penerbit buku, dan jenis perusahaan lainnya. Biasanya jasa penerjemah yang dibutuhkan adalah penerjemah Bahasa Indonesia-Inggris atau Inggris-Bahasa Indonesia. Ada pula penerjemah bahasa asing lain seperti bahasa Mandarin, bahasa Jepang, bahasa Jerman, dan lain-lain.

Usaha ini cukup mudah karena mahasiswa bisa melakukannya dari rumah dan di tengah kegiatan sehari-hari. Sejauh ini mahasiswa dari fakultas Ilmu Budaya paling sering membuka jasa penerjemahan ini karena mereka memang mempelajari bahasa dan sastra tertentu.

Sebenarnya jasa ini juga dicari oleh sesama mahasiswa sebab tak sedikit buku atau jurnal yang mereka baca berbahasa Inggris. Penerjemahan buku atau jurnal tersebut memudahkan mereka untuk memahami materi kuliah. Sehingga usaha ini cukup menjanjikan bila dijalankan.

Baca juga : 5 Kunci Sukses Jualan, Bikin dagangan online kamu makin laris

4. Penulis Lepas (Freelancer)

Penulis-Lepas


Yup! Menjadi penulis lepas alias freelancer adalah pilihan alternatif yang menguntungkan zaman sekarang. Jenis usaha ini beberapa tahun terakhir memang berkembang pesat. Bahkan karyawan dengan pekerjaan tetap terkadang masih mengambil pekerjaan sebagai freelancer. Peluang usaha diiringi dengan munculnya media-media rintisan yang membuka tawaran kontributor atau penulis lepas untuk memperbanyak konten di situsnya. 

Penulis lepas adalah seseorang atau sekelompok orang yang menulis untuk klien dengan kontrak tertentu. Ketika menjadi penulis lepas, kalian bebas untuk memilih pekerjaan yang sesuai, bekerja untuk siapa, dan berapa jumlah klien yang diterima. Semua itu tergantung kemampuan kalian.

Usaha ini paling diincar oleh anak kuliahan. Kalian bisa mengisi waktu luang dengan lebih produktif dengan menulis. Selain mengasah kemampuan menulis, kalian dapat mendatangkan cuan. Bagaimana? Bukankah ini menarik?

5. Perancang Grafis (Graphic Desainer)

Perancang Grafis

Terakhir nih. Selain menjadi penulis lepas, menjadi perancang grafis adalah usaha yang sering dijalani mahasiswa. Kebutuhan desain grafis memang cukup tinggi. Mengingat era sekarang menuntut tampilan visual nan ciamik untuk setiap produk atau jasa. Setiap perusahaan hingga lemabga pemerintahan perlu untuk memasarkan produk/jasa atau pun menyosialisasikan ide dan kebijakan pada khalayak umum dengan tampilan yang menyenangkan.

Perusahaan yang sering membutuhkan jasa ini adalah perusahaan media cetak atau elektronik, penerbit buku, dan sebagainya. Seiring perusahaan start up yang kian banyak, kebutuhan desain grafis juga pun meningkat. Perusahaan semacam ini beberapa kali membuka lowongan untuk pekerja penuh dan lepas.

Untuk itu, perancang grafis sering diburu. Saat ini kemampuan desain hampir dimiliki oleh mahasiswa, baik yang mahir maupun amatir. Belum lagi banyak situs yang menyediakan template dan aplikasi untuk mendesain. Sehingga setiap orang bisa belajar membuat desain dan menyalurkan kreativitasnya.

Nah, kalian yang punya kemampuan desain bisa membuka usaha ini. Sebagai mahasiswa, kalian bisa mendapatkan penghasilan sendiri sekaligus menambah karya di portofolio. 

Penutup

Demikian ulasan kita mengenai 4 Usaha Mahasiswa Cari Duit Sendiri di Rumah Kos, No 2 Paling Untung!. Dari sekian usaha anak kuliahan di atas, apa yang ingin kalian coba?

Sumber gambar: Pixabay

Salam hangat dari Thob.org untuk mahasiswa. Semangat..!!

Bude Ratna
Load comments