Bude Ratna

Cara Menerbitkan Jurnal Nasional Secara Mudah

Cara menerbitkan jurnal nasional - Saat tuntutan sebagai guru maupun dosen membuat kita dituntut untuk bisa menerbitkan jurnal nasional, maka sudah sewajarnya Anda mengetahui cara menerbitkan jurnal nasional yang tepat. 

Ada banyak tujuan mengapa dosen diwajibkan menerbitkan jurnal atau publikasi. Selain sebagai tugas tridharma perguruan tinggi yang mana ikut serta dalam mengembangkan pengetahuan umum, menerbitkan jurnal bagi dosen juga bersangkutan dengan kenaikan pangkat dan jabatan. 

Jangankan bagi guru ataupun dosen, publikasi jurnal sudah menjadi kewajiban siapapun khususnya jenjang S2/S3 sebagai syarat kelulusan. 

Sebenarnya apa yang membuat para akademisi diwajibkan untuk menerbitkan jurnal nasional? 

Selain alasan tridharma, menerbitkan jurnal ini memiliki banyak keuntungan yang dapat kita rasakan. Dengan menerbitkan jurnal nasional berarti Anda sedang berkarya yang mana akan banyak ide yang bisa Anda tuangkan dalam sebuah tulisan. 

Anda akan mencoba menuangkan ide-ide yang didasari oleh ilmu pengetahuan. Dengan begitu, Anda secara tidak langsung memperdalam ilmu Anda dalam bidang tersebut.  Ketika menulis jurnal ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu Anda,  Anda dituntut untuk membaca banyak referensi. 

Referensi ini bisa berasal dari berbagai sumber, mulai dari buku, jurnal, publikasi ilmiah, dokumen-dokumen negara, artikel daring hingga berita harian. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa banyak membaca merupakan kunci untuk memperoleh pengetahuan.

Dewasa ini, ilmu tersebut tidak hanya bisa didapat dari buku, melainkan dari bentuk-bentuk lain seperti yang telah disebutkan di atas. Maka, dengan banyak membaca ketika melakukan penelitian, wawasan Anda mengenai bidang keilmuan Anda akan secara otomatis meningkat dengan sendirinya.

Selain dengan membaca dari banyak referensi, cara lain dalam melakukan penelitian adalah dengan terjun ke lapangan untuk mencari data primer.

Dalam mencari data primer, Anda dapat meningkatkan pemahaman sekaligus pengalaman dalam bidang keilmuan. Anda akan melihat kenyataan mengenai disparitas yang ada antara materi text book dengan praktik yang terjadi pada kenyataan.

Selain itu, perlu diingat juga bahwa mempublikasikan jurnal juga merupakan investasi ilmu bagi anak cucu kita kelak. Jurnal dapat dijadikan bahan inspirasi untuk anak cucu kita. Layaknya sebuah dongeng tentang pahlawan, anak kecil akan terinspirasi dengan keberanian sang pahlawan dalam membela kebenaran. Tapi dengan kita menulis jurnal, kita bisa membiarkan anak cucu kita membaca tentang kita di masa lalu dan itu bisa membuatnya terinspirasi dan membuat dia dapat meraih lebih dari apa yang sudah kita raih. Bagaimanapun, seorang anak pasti lebih senang jika pahlawan di dongeng itu adalah ayah/ibu atau kakek/nenek mereka sendiri, bukan?

Lantas Bagaimana Cara Menerbitkan Jurnal Nasional? 

Ada banyak cara menerbitkan jurnal nasional yang dapat Anda pratikkan. Pada umumnya setidaknya delapan langkah ini yang bisa Anda lakukan yg ekslusif THOB bahas: 

1. Membuat Judul 

Panduan pertama cara menerbitkan jurnal nasional adalah memperhatikan cara membuat judul. Buatlah judul lebih singkat, jelas dan menarik perhatian. Jadi penulisan judul sekaligus sebagai media untuk memberikan inti gambaran jurnal ilmiah. Sebagai contoh, jurnal yang memiliki subjek, predikat, objek dan keterangan yang jelas akan memudahkan calon pembaca menyeleksi naskah. 

Penulisan judul itu di tulis lengkap, paat jelas. Setidaknya dari judul, sudah langsung terfokus pada satu cabang ilmu yang jelas. Hindari penulisan judul yang bersifat umum, demi menghindari terjadinya penyelesalan bagi pembacanya. 

2. Membuat Abstrak 

Cara menerbitkan jurnal nasional bagian abstrak dibuat dengan tujuan untuk meringkas isi jurnal ilmiah. Jadi, hasil penelitian yang panjang dan mamakan waktu berhari-hari, dapat ditulis lebih ringkas. Penulisan abstrak sebenarnya menjadi penjelas tanpa harus mengacu sama persis pada jurnal. Cukup paparkan intinya saja. 

Abstrak dibuat lebih singkat. Rata-rata ditulis sekitar 250 kata. Di data yang singkat inilah, ada beberapa poin yang tetap dan harus dicantumkan. Yaitu menyantumkan metode penelitian yang digunakan, memaparkan tujuan, dan memaparkan hasil dan elemen terakhir adalah memaparkan kesimpulan. 

3. Membuat Pendahuluan 

Membuat pendahuluan cara menerbitkan jurnal nasional perlu di tulis dengan cara membuat pernyataan. Tentu saja pernyataan yang dimaksud dalam hal ini adalah pernyataan dari hasil penelitian jurnal ilmiah yang sudah pernah di lakukan. Pendahuluan di tulis dengan cara memberikan informasi, yang dimaksudkan agar pembaca memahami tujuan lebih spesifik terhadap penulisan Anda. Tulislah pendahuluan secara fokus dan jelas serta jangan terlalu panjang. 

4. Membuat Bahan Dan Metode 

Cara menerbitkan jurnal nasional juga perlu memaparkan bahan dan metode. Pada bagian ini Anda baru bisa dilakukan proses pelaporan dan perhitungan ketika semua hasil penelitian sudah selesai diteliti. Jika proses penelitian di lapangan belum selesai sampai akhir, maka di bab ini tidak bisa dipaparkan dengan baik dan lengkap. 

Pada bab bahan dan metode Anda setidaknya menyantumkan metode pengumpulan data, menuliskan pengendalian dan masih hal lain. Khusus jurnal ilmiah mengambil sampel di lapangan, Anda bisa menggambarkan daerah lokasi dan daerah penelitian.  

5. Memaparkan Hasil 

Cara menerbitkan jurnal nasional tahap kelima adalah dengan memaparkan hasil. Ketika bahan dan metode sudah selesai, menulis jurnal hasil penelitian selanjutnya adalah memaparkan hasil penelitian. Sampaikan menggunakan teks naratif ketika hendak memaparkan hasil jurnal ilmiah Anda. Perlu di garis bawahi di bab memaparkan hasil adalah, lakukan pemaparan hasilnya saja. Hindari interpretasi data atau kesimpulan tambahan yang sifatnya subjektif. 

6. Membuat Pembahasan 

Terkait dengan pembahasan di sini, peneliti boleh manafsirkan data yang sudah diperoleh. Di bab pembahasan inilah, Anda dapat memaparkan banyak ideologi, dan alasan berdasarkan teori yang diambil dari buku-buku referensi. 

Penulisan di bab ini, peneliti juga tidak ada larangan untuk menyertakan penjelasan bertentangan dengan hipotesis. Bisa juga memaparkan penjelasan yang selaras dengan hipotesis, dengan syarat, memang ada tindakan percobaan dari penelitian di luar sana. Di sini menekankan pada hasil, bukan memaksakan hasil sesuai dengan hipotesis awal. 

7. Membuat Kesimpulan 

Buatlah kesimpulan yang benar-benar mengugah pembaca. Menerbitkan jurnal nasional berdasarkan pemikiran dan penelitian jurnal ilmiah Anda, bukan berarti penelitian anda standar-standar saja. Pastikan Anda juga membuat kesimpulan yang saling berkesinambungan. Kesinambungan antara pendahuluan dan bagian akhir. 

Adapun cara membuat kesimpulan yang berkesinambungan yakni dengan mengkorelasikan pernyataan di pendahuluan. Kemudian dilihat, apakah ada hubungannya? Jika memang tidak ada korelasinya, sebenarnya tidak perlu memaksakan. Tetap tulis hasil penelitian yang di dapatkan. Sementara bagian hipotesis hasilnya sesuai dengan hasil penulisan, maka itu akan lebih baik.  

8. Membuat Daftar Pustaka 

Cara menerbitkan jurnal nasional. Panduan terakhir saat mempublikasikan jurnal nasional adalah membuat daftar pustaka. Seperti yang Anda tahu, pembuatan daftar pustaka dapat ditulis sesuai format dan kesepatakan. Mengingat penulisan daftar pustaka ada macam-macam, tergantung dari cabang ilmu yang diteliti. Misal cabang ilmu psikologi, format daftar pustaka menggunakan format  American Psychological Association (APA) dan masih banyak format daftar pustaka yang lain.


Bude Ratna
Load comments