Maret 2021 - T H O B

Rabu, 31 Maret 2021

Langkah-langkah Membuat Judul Skripsi Hubungan Internasional
Maret 31, 20210 Comments

 Menulis skripsi adalah gerbang terakhir menuju kelulusan. Mahasiswa tidak bisa menjadi alumni bila tidak merampungkan skripsi. Tugas akhir inilah yang menentukan mahasiswa lulus atau tidak.

Mengerjakan skripsi membutuhkan usaha. Mahasiswa harus mengerahkan pikiran, waktu, tenaga, hingga tak jarang biaya untuk mengerjakan skripsi. Nah, membuat judul skripsi adalah langkah awal mengerjakan skripsi. Menentukan judul skripsi harus dipikirkan dengan matang dan berdasarkan argumen jelas.

Kamu mahasiswa Hubungan Internasional (HI)? Tidak perlu pusing lagi nih. Berikut ini adalah ulasan mengenai langkah membuat judul skripsi Hubungan Internasional.  Selain itu terdapat daftar contoh judul skripsi Hubungan Internasional yang dapat menjadi gambaran seperti apa sih judul skripsi anak-anak HI selama ini.


Langkah-langkah Membuat Judul Skripsi HI

Membuat judul skripsi HI itu gampang tapi bisa juga susah. Menentukan topik yang menarik untuk diteliti menjadi masalah besar sebagian mahasiswa. Mereka tidak mengetahui akan meneliti apa. Akibatnya, pengerjaan skripsi berjalan di tempat. Malahan judulnya saja belum ada.

Agar tidak terperangkap dalam masalah tersebut, perhatikan langkah membuat judul skripsi HI ini.

  1. Tentukan topik skripsi

Terpenting adalah tentukan terlebih dahulu topik skripsi apa yang diambil. Setelah menentukan topik, kamu akan lebih mudah membuat judul. Topik HI sangat beragam. Kamu harus memilih satu topik menarik.

Poin yang selalu ditekankan kepada mahasiswa adalah skripsi HI harus menunjukkan adanya hubungan entitas internasional. Hal inilah yang membedakan skripsi HI dengan skripsi jurusan lainnya. Sebagai contoh, topik mengenai kondisi politik di Indonesia tidak bisa dijadikan skripsi HI bila hanya membahas politik di Indonesia. Topik semacam ini nantinya tergolong skripsi jurusan Ilmu Politik atau Ilmu Pemerintahan.

Dapat dikatakan skripsi HI apabila menganalisis kondisi politik di Indonesia dan dampaknya terhadap hubungan kerjasama Indonesia dengan negara lain misalnya Australia. Jadi ada unsur  hubungan internasional dalam skripsi tersebut.

Topik-topik skripsi HI meliputi perdagangan luar negeri, kerjasama internasional, bantuan asing/bantuan luar negeri, lingkungan hidup, diplomasi, utang luar negeri, negosiasi, gerakan sosial, transnasionalisme, konflik, hingga isu kawasan. 

  1. Tentukan subjek yang akan diteliti

Dalam HI dikenal yang namanya level of analysis. Jadi seorang peneliti HI harus menentukan level of analysis sebelum melakukan penelitian. Level ini mempengaruhi subyek yang diteliti nantinya.

Level of analysis terdiri dari level individu, level sistem, dan level negara. Apakah kamu meneliti individu, sistem, atau negara? Penentuan level analisis ini sangat penting karena berpengaruh terhadap perspektif yang dipakai untuk penelitian. Selain itu berpengaruh pula terhadap teori yang digunakan. Mustahil kamu menggunakan teori level negara untuk menganalisis kasus di level sistem. Hal ini berakibat fatal yakni penelitian tidak akurat.

Lebih rinci, subyek-subyek penelitian dalam HI adalah individu, kelompok, negara-bangsa, kelompok negara atau kawasan regional, sistem internasional, peristiwa, kebijakan, atau Undang-Undang. Subyek-subyek ini dapat dikategorikan ke dalam level of analysis tadi.


  1. Tentukan jenis penelitian skripsi

Usia menentukan subyek yang diteliti, selanjutnya adalah menentukan jenis penelitian. Jenis penelitian akan berpengaruh terhadap pemilihan kata-kata dalam judul skripsi. Secara umum ada dua jenis penelitian yakni penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. 

Jenis penelitian lain yang lebih spesifik diantaranya penelitian deskriptif, penelitian korelasional, penelitian studi kasus, penelitian historis, penelitian etnografi, dan sebagainya. Apabila memilih penelitian korelasional maka judul skripsi harus memuat kata-kata yang menunjukkan adanya hubungan sebab-akibat. Contohnya judul skripsi Dampak Embargo Ekonomi jepang Terhadap Stabilitas Ekonomi Korea Selatan. 


  1. Buat judul skripsi

Setelah tiga tahap di atas dilakukan, kamu bisa mebat judul skripsi Hubungan Internasional. Tak perlu bingung karena selama mengetahui dengan jelas apa yang akan diteliti maka menulis judul skripsi itu gampang. 

Di bawah ini adalah contoh-contoh judul skripsi Hubungan Internasional. Rangkuman daftar ini bisa kamu jadikan inspirasi. Ingat ya, sebatas inspirasi. Jangan sampai menjiplak. Harapannya kamu mendapatkan gambaran seperti apa judul skripsi anak-anak HI dan topik apa saja yang biasanya diangkat.


Contoh Judul Skripsi Hubungan Internasional

Melansir situs jurusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, berikut ini adalah contoh judul skripsi Hubungan Internasional:

  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Angela Merkel dalam Pemulihan Ekonomi Jerman – Mastur Hadi

  2. Upaya Pemerintah Indonesia Terhadap PT Freeport Terkait Masalah Limbang Buang (Tailing) Melalui Konferensi Kelautan Dunia (WOC) – Fuad Abdulloh Muzaki

  3. Transisi Demokrasi di Republik Demokratik Kongo Pasca Keruntuhan Rezim Mobutu (1998-2006) - Angleng Suryatmojo Panjirani

  4. Strategi PT Indokom Samudra Persada Memasuki Pasar Udang Prancis dalam Tahun 2008 – 2009 – Roery Traisyaputra

  5. Prospek Hubungan AS – Kuba Pada Masa pemerintahan Barack Obama – Dedi Hariyanto

  6. Masalah Imigran gelap dalam Hubungan Amerika Serikat dan Meksiko - Mega Wahyu Purnomo

  7. Transnasionalisme Kelapa Sawit (Studi Pengaruh RSPO Terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia di Sektor Perkebunan Kelapa Sawit) – Kesya Gandestia Adity


Contoh lainnya berasal dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Dikutip dari situs Perpustakaan Unpar, berikut ini daftar judul skripsi Hubungan Internasional:

  1. Aksesi Vietnam ke WTO dan FDI: Reformasi Kebijakan dan Kinerja FDI – Thalita Ayu Safitri

  2. Aktor Sosial dalam Kebijakan Luar Negeri Korea Selatan Terhadap Jepang Terkait Comfort Women Agreement – Tasha Regina Adriana

  3. Alasan yang Mendasari Perbedaan Pendekataan Tiongkok ke AS dan Negara-negara Asia Tenggara dalam Permasalahan di Laut Tiongkok Selatan tahun 2012-2018  –  Varian Vivaldi 

  4. Analisis Pencapaian Objektif Politik AS dalam perang di Afganistan pada Tahun 2001-2000 – Indri Pertami Mullia

  5. Dampak Bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam Skyteam Terhadap Angka Wisatawan Mancanegara ke Indonesia – Michael Hans Rudianto

  6. Dampak Diplomasi Publik Belgia Melalui Renovasi Royal Museum of Central Africa (RMCA) Terhadap Perubahan Perspektif Komunitas Afrika di Belgia –Akhmad Zahran Nurrafi

  7. Digital Diplomacy: A Twitter Breakthrough Between Iran-US Relations in the JCPOA Agreement – Nurul Amirah Binti Mohd Yunos


Satu lagi contoh judul skripsi Hubungan Internasional. Kali ini diambil dari situs jurusan Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada. Apa saja judul skripsinya?

  1. Dinamika Negosiasi Antara Inggris dan Uni Eropa dalam Proses Negosiasi Brexit Withdrawal Agreement (2017-2019) – Angelina Sandi Devina Putri

  2. Pekerja Rumah Tangga Migran dalam Politik Pembangunan Indonesia: Perspektif Materialisme Historis – Maria Desima Hutasoit

  3. Studi Keamanan Lingkungan: Sekuritisasi Lingkungan oleh Komisi Eropa dan Gerakan Fridays Future dalam Pembentukan European Green Deal – Farid Angkasa Mukti

  4. Perlawanan Korporasi Transnasional Terhadap Rezim Pengendalian Tembakau Global: Studi Kasus International Coalitions Against Palian Packaging (ICAPP) – Iid Anggia Rahma

  5. Analisis Penindasan Pekerja Perempuan di Industri Ready-Made Garment (RMG) Bangladesh – Muhammad Gamma Haezy

  6. Transformasi Gerakan Ultra Kanan di Amerika Serikat dan Administrasi Donald Trump – Andeta Karamina

  7. Politik Populisme Australia: Studi Kasus Kebangkitan Pauline Hanson's One Nation Party dalam Pemilu Federal 2016 – Raden Dimas Dwiyoga Adriyadi

Reading Time:

Selasa, 23 Maret 2021

5 Kunci Sukses Jualan, Bikin dagangan online kamu makin laris
Maret 23, 20211 Comments

Kunci sukses jualan yang paling jitu adalan konsisten melakukan promosi. Membicarakan promosi, tidak selalu mengeluarkan uang untuk biaya promosi. Ada banyak pilihan promosi yang murah meriah. 

Selain promosi, kunci sukses jualan juga dibutuhkan ketekunan dan banyak aspek lainnya.

5 Kunci Sukses Jualan, Bikin dagangan online kamu makin laris

Cara Sukses Jualan

Nah, buat kamu nih yang ingin usaha jualan kamu lancar, kamu perlu mencatat beberapa poin di bawah ini.

1. Branding Produk 

Branding produk kunci sukses jualan. Coba perhatikan produk-produk brand yang dijual di pasaran. Mayoritas dari produk yang laris di pasaran karena mereka mampu membranding produk dengan apik. Setidaknya di sinilah tugas kita untuk mengobservasi cara branding yang elegan dan efektif itu bagaimana. 

Jika diperhatikan pula, setiap produknya memiliki cara dan  metode branding berbeda-beda. Begitupun dengan kamu. Apapun produk yang hendak kamu jual, kamu juga wajib membrading produk serapi dan semenarik mungkin. 

Memang sulit bagi kamu yang sedang membuat produk baru. Karena branding benar-benar dilakukan sejak awal. Belum lagi memperhitungkan produk yang akan di jual akan diminati dipasaran.

2. Promosi 

selain branding produk, kunci sukses jualan yang kedua adalah gencar melakukan promosi. Promosi sebenarnya sebagai upaya untuk memperkenalkan produk ke masyarakat. Promosi juga sebagai ajang untuk memamerkan kelebihan produk yang akan kamu jual. 

Era teknologi saat ini, promosi tidak harus berbayar. Bahkan cukup dengan memanfaatkan media social, semuanya bisa dijalankan dengan lancar. Jadi tidak seperti 15 tahun yang lalu, dimana untuk mempromosikan produk harus membayar jasa dengan jumlah yang mahal.

Terlepas dari segala kemudahan yang ditawarkan kecangihan teknologi, banyak pemula yang melakukan kesalahan yang tidak disadari. Seringkali saat menjalankan promosi, banyak bagi pemula yang bersemangat melakukan promosi di media social. Alih-alih promosi di media social menarik perhatian, justru membuat viewer menjadi risi dan tidak nyaman atas promosi yang kamu bagikan. 

Maka dari itu, perlu diperhatikan saat menjalankan promosi. Hindari promosi yang terlalu sering di media social. Mentang-mentang gratis, langsung intens promosi. Alih-alih intens promosi, justru akan dianggap sebagai spam bagi viewer di media social kita. Jadi, memang dibutuhkan keterampilan untuk melihat audience pengikut media social.

3. Tekun dan Ulet 

Dari dua kunci sukses jualan di atas tidak menjamin kamu bisa berhasil jika dilakukan secara bar-bar. Tetap dibutuhkan strategi dan trik. Tentu saja, strategi dan trik ini tidak boleh sembarangan dibagikan. Bahkan, perusahaan besar sekalipun tidak akan pernah membocorkan strategi yang mereka gunakan dalam menjangkau penjualan terbaik. 

Namannya juga berjualan, yang namannya mengalami kegagalan itu hal yang wajar. Penurunan jatuh dan tidak laku pun juga hal wajar. Tetapi kadang dagangan laris manis tanjung kimpul, itu juga hal wajar. Prinsipnya adalah tetap tekun dan ulet melakukan promosi. 

Tekun menjalankan promosi itu tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Bentuk promosi pun tidak selalu berbentuk iklan seperti halnya di televise atau siaran di radia. Tetapi ada banyak bentuk cara. Misalnya dengan memberikan edukasi tentang produk yang Anda jual dengan menarik. 

Ada pengalaman saya, hobi saya berkebun dan saya selalu membagikan ilmu dunia berkebun di channel youtube saja. Di channel saya hanya focus pada share ilmu semata, tidak ada tujuan untuk jualan. Tetapi dari sekian banyak konten yang saya share, ternyata banyak viewer yang menanyakan apakah saya menjual tanaman yang saya buat konten. 

Dari kasus saya tersebut, promosi tidak selalu menyuruh kita untuk membeli produk kita. Tetapi cukup kita berikan ilmu tentang produk kita. Ketika mereka tertarik dan berminat, mereka dengan sendirinya akan datang dan menanyakan. Dari pengalaman saya ini pun sebenarnya kita bisa mengubah trik marketing kita dengan cara yang lebih edukatif dan tidak memaksakan mereka. Biarlah mereka yang inisiatif membeli. 

4. Menjaga Kualitas Produk 

Di poin ini, kunci sukses jualan yang mungkin sering kamu dengar. Yap, betul sekali, penting sekali menjaga kualitas produk. Jika menemui produk yang sudah cacat, atau rusak, pastikan untuk tidak menjualnya. Bahkan cacat kecil sekalipun. Karena pelanggan itu sangat teliti terhadap produk yang dibelinya. 

Kecuali, kamu sudah menyampaikan produknya tinggal satu, dan itu agak lecet atau apalah. Namun si pelanggan tetap bersedia membelinya. Maka itu beda kasus. Prinsipnya adalah, menjaga rasa kepercayaan kepada pelanggan kita. Karena penting sekali menjaga kepercayaan bagi pelanggan.

Jika kamu memperhatikan, ada juga loh pelanggan yang rela membeli barang lebih mahal, karena memang kualita produknya terpercaya. Padahal, di tempat lain ada yang harganya lebih murah, tetapi ada tipe pelanggan yang percaya atas kualitas produk yang ditawarkan penjual. Dari contoh ini pun sebenarnya kita bisa bisa belajar bahwa kuncinya adalah membangun kepercayaan dan kenyamanan. 

5. Terapkan Pelayanan Prima 

Membicarakan kenyamanan, lebih akrab dengan ilmu pelayanan prima. Ilmu pelayanan prima inilah yang juga menjadi kunci sukses jualan. Jadi, kamu dituntut untuk bersikap ramah dan bersikap menyenangkan kepada pelanggan atau calon pelanggan. 

Pelanggan adalah raja yang harus dilayani dan diberlakukan baik. Banyak yang menganggap pelayanan prima itu tidak penting. Tetapi banyak pula pengusaha yang sukses dengan teori pelayanan prima. Tidak perlu jauh-jauh menerawang kisah sukses berjualan orang lain. Kita bisa berkaca pada diri sendiri ketika menjadi seorang pelanggan. 

Saat kita menjadi seorang pelanggan, apa yang kamu sukai saat membeli barang? Barangkali kamu merasa senang ketika kamu kamu bertanya, akan dilayani dengan baik, dan diberi edukasi. Kamu juga akan merasa senang dan nyaman ketika kita tidak dipaksa untuk membeli produk mereka. Sebaliknya, kamu akan merasa tidak nyaman ketika secara langsung atau tidak langsung kamu dipaksa untuk membeli. 

Setidaknya dari apa yang kita rasakan saat menjadi pelanggan inilah yang dapat dijadikan sebagai ukuran untuk memperlakukan calon pelanggan kita. Kunci dari pelayanan prima sebenarnya cukup memanusiakan pembeli. Sebagaimana halnya manusia yang baik, tentu saja memiliki sikap dan adab yang baik. 

Siapa sih yang suka diperlakukan tidak baik dan kasar? Tidak perlu kasar secara lisan. Lewat bahasa tubuh saja, kita tidak nyaman. Contoh sederhana, ketika kita membeli barang, dan penjualnya judes dan ketus (yah mungkin bisa karena itu karakternya), kita pasti akan merasa tidak nyaman dan tidak senang bukan?

Kesimpulan

Itu hanya baru lima kunci sukses jualan saja. Ada banyak poin penting lain yang perlu kamu pelajari lebih dalam. Kamu pun bisa spoiler tips artikel tentang sukses jualan yang selanjutnya akn lebih banyak kami bahas di Blog www.thob.org ini. Kemudian kamu bisa mengkomparasikan untuk dipelajari dan diselami lebih dalam. Semoga dengan pembahasan ini memberikan manfaat. 

Pesan terakhir, jalankan usaha jualan kamu dengan konsisten, ulet dan tlaten. Jangan mudah menyerah hanya satu kerikil. Jangan berhenti karena tidak ada yang beli. Karena hanya butuh waktu agar produk jualan kamu bisa dikenali dan banyak pembeli.

Reading Time:

Selasa, 16 Maret 2021

Cara Menerbitkan Jurnal Nasional Secara Mudah
Maret 16, 20210 Comments

Cara menerbitkan jurnal nasional - Saat tuntutan sebagai guru maupun dosen membuat kita dituntut untuk bisa menerbitkan jurnal nasional, maka sudah sewajarnya Anda mengetahui cara menerbitkan jurnal nasional yang tepat. 

Ada banyak tujuan mengapa dosen diwajibkan menerbitkan jurnal atau publikasi. Selain sebagai tugas tridharma perguruan tinggi yang mana ikut serta dalam mengembangkan pengetahuan umum, menerbitkan jurnal bagi dosen juga bersangkutan dengan kenaikan pangkat dan jabatan. 

Jangankan bagi guru ataupun dosen, publikasi jurnal sudah menjadi kewajiban siapapun khususnya jenjang S2/S3 sebagai syarat kelulusan. 

Sebenarnya apa yang membuat para akademisi diwajibkan untuk menerbitkan jurnal nasional? 

Selain alasan tridharma, menerbitkan jurnal ini memiliki banyak keuntungan yang dapat kita rasakan. Dengan menerbitkan jurnal nasional berarti Anda sedang berkarya yang mana akan banyak ide yang bisa Anda tuangkan dalam sebuah tulisan. 

Anda akan mencoba menuangkan ide-ide yang didasari oleh ilmu pengetahuan. Dengan begitu, Anda secara tidak langsung memperdalam ilmu Anda dalam bidang tersebut.  Ketika menulis jurnal ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu Anda,  Anda dituntut untuk membaca banyak referensi. 

Referensi ini bisa berasal dari berbagai sumber, mulai dari buku, jurnal, publikasi ilmiah, dokumen-dokumen negara, artikel daring hingga berita harian. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa banyak membaca merupakan kunci untuk memperoleh pengetahuan.

Dewasa ini, ilmu tersebut tidak hanya bisa didapat dari buku, melainkan dari bentuk-bentuk lain seperti yang telah disebutkan di atas. Maka, dengan banyak membaca ketika melakukan penelitian, wawasan Anda mengenai bidang keilmuan Anda akan secara otomatis meningkat dengan sendirinya.

Selain dengan membaca dari banyak referensi, cara lain dalam melakukan penelitian adalah dengan terjun ke lapangan untuk mencari data primer.

Dalam mencari data primer, Anda dapat meningkatkan pemahaman sekaligus pengalaman dalam bidang keilmuan. Anda akan melihat kenyataan mengenai disparitas yang ada antara materi text book dengan praktik yang terjadi pada kenyataan.

Selain itu, perlu diingat juga bahwa mempublikasikan jurnal juga merupakan investasi ilmu bagi anak cucu kita kelak. Jurnal dapat dijadikan bahan inspirasi untuk anak cucu kita. Layaknya sebuah dongeng tentang pahlawan, anak kecil akan terinspirasi dengan keberanian sang pahlawan dalam membela kebenaran. Tapi dengan kita menulis jurnal, kita bisa membiarkan anak cucu kita membaca tentang kita di masa lalu dan itu bisa membuatnya terinspirasi dan membuat dia dapat meraih lebih dari apa yang sudah kita raih. Bagaimanapun, seorang anak pasti lebih senang jika pahlawan di dongeng itu adalah ayah/ibu atau kakek/nenek mereka sendiri, bukan?

Lantas Bagaimana Cara Menerbitkan Jurnal Nasional? 

Ada banyak cara menerbitkan jurnal nasional yang dapat Anda pratikkan. Pada umumnya setidaknya delapan langkah ini yang bisa Anda lakukan yg ekslusif THOB bahas: 

1. Membuat Judul 

Panduan pertama cara menerbitkan jurnal nasional adalah memperhatikan cara membuat judul. Buatlah judul lebih singkat, jelas dan menarik perhatian. Jadi penulisan judul sekaligus sebagai media untuk memberikan inti gambaran jurnal ilmiah. Sebagai contoh, jurnal yang memiliki subjek, predikat, objek dan keterangan yang jelas akan memudahkan calon pembaca menyeleksi naskah. 

Penulisan judul itu di tulis lengkap, paat jelas. Setidaknya dari judul, sudah langsung terfokus pada satu cabang ilmu yang jelas. Hindari penulisan judul yang bersifat umum, demi menghindari terjadinya penyelesalan bagi pembacanya. 

2. Membuat Abstrak 

Cara menerbitkan jurnal nasional bagian abstrak dibuat dengan tujuan untuk meringkas isi jurnal ilmiah. Jadi, hasil penelitian yang panjang dan mamakan waktu berhari-hari, dapat ditulis lebih ringkas. Penulisan abstrak sebenarnya menjadi penjelas tanpa harus mengacu sama persis pada jurnal. Cukup paparkan intinya saja. 

Abstrak dibuat lebih singkat. Rata-rata ditulis sekitar 250 kata. Di data yang singkat inilah, ada beberapa poin yang tetap dan harus dicantumkan. Yaitu menyantumkan metode penelitian yang digunakan, memaparkan tujuan, dan memaparkan hasil dan elemen terakhir adalah memaparkan kesimpulan. 

3. Membuat Pendahuluan 

Membuat pendahuluan cara menerbitkan jurnal nasional perlu di tulis dengan cara membuat pernyataan. Tentu saja pernyataan yang dimaksud dalam hal ini adalah pernyataan dari hasil penelitian jurnal ilmiah yang sudah pernah di lakukan. Pendahuluan di tulis dengan cara memberikan informasi, yang dimaksudkan agar pembaca memahami tujuan lebih spesifik terhadap penulisan Anda. Tulislah pendahuluan secara fokus dan jelas serta jangan terlalu panjang. 

4. Membuat Bahan Dan Metode 

Cara menerbitkan jurnal nasional juga perlu memaparkan bahan dan metode. Pada bagian ini Anda baru bisa dilakukan proses pelaporan dan perhitungan ketika semua hasil penelitian sudah selesai diteliti. Jika proses penelitian di lapangan belum selesai sampai akhir, maka di bab ini tidak bisa dipaparkan dengan baik dan lengkap. 

Pada bab bahan dan metode Anda setidaknya menyantumkan metode pengumpulan data, menuliskan pengendalian dan masih hal lain. Khusus jurnal ilmiah mengambil sampel di lapangan, Anda bisa menggambarkan daerah lokasi dan daerah penelitian.  

5. Memaparkan Hasil 

Cara menerbitkan jurnal nasional tahap kelima adalah dengan memaparkan hasil. Ketika bahan dan metode sudah selesai, menulis jurnal hasil penelitian selanjutnya adalah memaparkan hasil penelitian. Sampaikan menggunakan teks naratif ketika hendak memaparkan hasil jurnal ilmiah Anda. Perlu di garis bawahi di bab memaparkan hasil adalah, lakukan pemaparan hasilnya saja. Hindari interpretasi data atau kesimpulan tambahan yang sifatnya subjektif. 

6. Membuat Pembahasan 

Terkait dengan pembahasan di sini, peneliti boleh manafsirkan data yang sudah diperoleh. Di bab pembahasan inilah, Anda dapat memaparkan banyak ideologi, dan alasan berdasarkan teori yang diambil dari buku-buku referensi. 

Penulisan di bab ini, peneliti juga tidak ada larangan untuk menyertakan penjelasan bertentangan dengan hipotesis. Bisa juga memaparkan penjelasan yang selaras dengan hipotesis, dengan syarat, memang ada tindakan percobaan dari penelitian di luar sana. Di sini menekankan pada hasil, bukan memaksakan hasil sesuai dengan hipotesis awal. 

7. Membuat Kesimpulan 

Buatlah kesimpulan yang benar-benar mengugah pembaca. Menerbitkan jurnal nasional berdasarkan pemikiran dan penelitian jurnal ilmiah Anda, bukan berarti penelitian anda standar-standar saja. Pastikan Anda juga membuat kesimpulan yang saling berkesinambungan. Kesinambungan antara pendahuluan dan bagian akhir. 

Adapun cara membuat kesimpulan yang berkesinambungan yakni dengan mengkorelasikan pernyataan di pendahuluan. Kemudian dilihat, apakah ada hubungannya? Jika memang tidak ada korelasinya, sebenarnya tidak perlu memaksakan. Tetap tulis hasil penelitian yang di dapatkan. Sementara bagian hipotesis hasilnya sesuai dengan hasil penulisan, maka itu akan lebih baik.  

8. Membuat Daftar Pustaka 

Cara menerbitkan jurnal nasional. Panduan terakhir saat mempublikasikan jurnal nasional adalah membuat daftar pustaka. Seperti yang Anda tahu, pembuatan daftar pustaka dapat ditulis sesuai format dan kesepatakan. Mengingat penulisan daftar pustaka ada macam-macam, tergantung dari cabang ilmu yang diteliti. Misal cabang ilmu psikologi, format daftar pustaka menggunakan format  American Psychological Association (APA) dan masih banyak format daftar pustaka yang lain.


Reading Time: